Keindahan Pesona Ekowisata

Ekowisata Pantai Pailus Jepara


Atraksi
Pantai dengan pasir putih ini merupakan pantai yang masih alami dan masih perawan sehingga sangat cocok untuk menenangkan diri dari hirukpikuk kota.
Jepara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di barat dan utara, Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus di timur, serta Kabuoaten Demak di selatan.
Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa yang berada di Laut Jawa. Kabupaten Jepara terletak di pantura timur Jawa Tengah, dimana bagian barat dan utara dibatasi oleh laut. Bagian timur wilayah kabupaten ini merupakan daerah pegunungan.
Keberadaan wilayah Jepara yang dibatasi oleh laut membuat Jepara memiliki potensi wisata alam pantai. Wilayah pantai yang terdapat di Jepara menurut Peraturan Daerah Kabupaten Jepara Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tahun 2011-2031, Pasal 38 ayat 2 meliputi:
  1. Pantai Kartini di Kecamatan Jepara
  2. Pantai Tirto Samudro di Kecamatan Jepara
  3. Wisata Kepulauan Karimunjawa di Kecamatan Karimunjawa
  4. Pulau Panjang di Kecamatan Jepara
  5. Pulau Mandalika di Kecamatan Donorojo
  6. Pantai Pailus di Kecamatan Mlonggo
  7. Pantai Bondo di Kecamatan Bangsri
  8. Pantai Banyutowo di Kecamatan Kembang
  9. Pantai Empurancak di Kecamatan Mlonggo; dan
  10. Pantai Suweru di Kecamatan Kembang
Terdapat banyak pantai wisata di Jepara namun tidak semua pantai dikenal luas oleh masyarakat. Pembangunan dan perawatan wisata pantai hanya terpusat pada beberapa pantai yang sudah dikenal saja, pantai yang lain terkesan tidak dipedulikan seperti Pantai Pailus
Pantai Pailus terletak di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Pantai ini berjarak kurang lebih 16km dari pantai kartini dan 15km dari Pantai Bandengan.
TRANSPORTASI MENUJU PANTAI PAILUS
Pantai Pailus belum begitu terkenal dan fasilitas umum yang tersedia juga belum lengkap jika dibandingkan dengan Pantai Kartini dan Pantai Bandengan,. Pantai dengan pasir putih ini merupakan pantai yang masih alami dan masih perawan sehingga sangat cocok untuk menenangkan diri dari hirukpikuk kota. Banyak orang yang belum mengetahui Pantai Pailus, sehingga belum banyak wisatawan yang datang. Selain pasir putihnya, Pantai Pailus juga menawarkan pemandangan hijau sawah didekat pantai. Sehingga selain menikmati pemandangan pantai, wisatawan juga dapat melihat aktifitas masyarakat bercocok tanam. Akses Pantai pailus cukup mudah, jarak tempuh dari Kota Semarang hanya 89,2 km dan dapat ditempuh dalam waktu 2 jam 31 menit menggunakan mobil pribadi. Tidak ada petunjuk jalan menuju Pantai Pailus sehingga setelah wisatawan sampai di Alun-alun Kota Jepara, wisatawan bisa menyusuri jalanan Jepara-Bangsri kemudian belok kiri ke jalan Mlonggo-Bondo.

AKOMODASI PANTAI PAILUS
Jika wisatawan ingin bermalam di Pantai Pailus, maka harus membawa tenda sendiri karena tidak ada penginapan disekitar Pantai Pailus. Akses dari jalan utama menuju Pantai Pailus cukup jauh dan tidak ada kendaraan umum, sehingga jika ingin datang ke Pantai Pailus wisatawan disarankan menggunakan kendaraan pribadi. Tidak ada biaya masuk maupun tarif parkir di Pantai Pailus. Fasilitas yang ada di Pantai Pailus masih sangat terbatas. Warung makan hanya sekitar 3 dan berjarak sangat jauh. Kamar mandi hanya tersedia 4. Fasilitas pendukung yang ada hanya taman bermain anak-anak dan beberapa gazebo.
Pada sore hari, kita dapat melihat beberapa aktifitas masyarakat di Pantai Pailus seperti : anak – anak kecil yang mencari kepiting dengan menggali beberapa lubang dipantai, gotong royong masyakat ketika akan pergi melaut, ada juga beberapa masyarakat yang membuat kapal atau sekedar membersihkan kapal milik mereka.
Kepemilikan Pantai Pailus dipegang oleh pemerintah daerah. Menurut masyarakat, pemerintah juga sempat akan mengembangkan menjadi objek pariwisata namun rencana itu tidak dirampungkan. Pengembangan tersebut dapat dilihat dari adanya gapura selamat datang ketika akan memasuki wilayah Pantai Pailus, selain itu juga adanya taman bermain dan gazebo
  1. Ketersediaan fasilitas transportasi yang minim ( jalan masih sempit dan berlubang).
  2. Warung makan yang memadai masih
  3. Tidak ada SDM yang mengelola
  4. Masih kurangnya promosi tempat wisata.
  5. Tidak ada sarana penginapan.
  6. Kurangnya fasilitas umum
  7. Pemerintah sudah merencanakan sebagai tempat wisata namun belum berjalan                                                                                                                               
KONSUMSI


selain pantainya, kabupaten jepara juga sangat terkenal atau dikenal sebagai kota ukir. dimana kabupaten jepara adalah merupakan sentral produksi aneka jenis ukir 
jepara sudah banyak memproduksi meb dan ukirnya sudah menembus pasar internasional dan pasar lokal. produk2 kayu dan mebel dari jepara sudah tidak diragukan lagi kualitas dan nilai seni indahannya.
disisi lain jepara juga merupakan daerah pesisir yang cukup banyak menghasilkan ikan tangkapan lautnya, bahkan tidak sedikit penduduk jepara yang bermata pencaharian sebagai nelayan.
dengan cukup meningkatnya permintaan konsumsi ikan baik ikan laut maupun ikan air tawar khususnya untuk jepara sendiri, demak, kudus, pati dan daerah - daerah lainnya. maka sekarang sudah banyak berkembang dan muncul kelompok kelompok budidaya ikan air tawar. khususnya untuk jenis ikan lele sudah cukup banyak yang membudidayakannya di jepara.
diantaranya adalah di daerah kami di desa mororejo kecamatan mlonggo kabupaten jepara telah ada dan dikembangkan budidaya ikan lele tersebut. mulai dari upaya pembenihannya, upaya budidaya pembesaran untuk konsumsi. 

Komentar